Ketua NU Bangkalan: “Kegiatan Thoriqoh merupakan salah satu manhaj yang dijaga oleh Nahdlatul Ulama”

Tampak Jama’ah SITQON mengikuti kegiatan Majelis Dzikir dan Haul Akbar Masyayikh Naqsyabandiyah di Masjid Agung Bangkalan

Haul Akbar Masyayikh Thoriqoh Naqsyabandiyah Ahmadiyah Mudzhariyah Gersempal yang dilaksanakan di Masjid Agung Bangkalan (23/9) dihadiri oleh puluhan ribu jama’ah SITQON (Silaturrahim Ikhwan Akhowat dan Simpatisan Thoriqoh Naqsyabandiyah). Kegiatan akbar ini untuk tahun ini, dilaksanakan oleh PC. SITQON Bangkalan dan Pengurus Pusat.

KH. Makki Nasir (Ketua Tanfidziyah NU Bangkalan) dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Thoriqoh merupakan salah satu manhaj yang dijaga oleh Nahdlatul Ulama, karena restu berdirinya NU oleh Syaikhona Kholil Bangkalan kepada Hadrotus Syeikh Hasyim Asy’ari tidak terlepas dari beberapa peristiwa, salah satunya setelah KH. Ahmad Dahlan wafat, sehubungan dengan organisasi beliau yang mulai berubah, manhajnya berubah, karena mulai dikuasai oleh orang-orang tidak suka dengan tasawwuf dan thoriqoh. Maka di tahun 1923 sepeninggalnya KH. Ahmad Dahlan, Syaikhona Kholil menginstruksikan untuk mendirikan Jam’iyah dengan isyaroh tongkat untuk diberikan kepada Hadrotus Syeikh Hasyim Asy’ari, artinya visi dan misi utama jam’iyah yang diinstruksikan atau diperintahkan Syaikhona Kholil adalah menjaga manhaj Islam Ahlus Sunnah Wal Jam’ah yang telah dicontohkan oleh para Ulama’-ulama’ pesantren, baik dalam Aqidah, Mu’amalah, Akhlaq dan juga diantaranya adalah Thoriqoh. Makanya didalam NU ada Badan Otonom yang namanya Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN). Kemudian beliau mengucapkan terimakasih kepada Jama’ah SITQON dan berharap dengan Majelis Dzikir dan Haul Akbar Masyayikh Thoriqoh Naqsyabandiyah Mudzhariyah ini, Bangkalan sebagai kota Dzikir dan Sholawat betul-betul tercapai.

Hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya Para Pembina SITQON (KH. R. Syafiuddin Abd. Wahid, KH. R. Zubaidi Muhammad, KH. R. Ahmad Ja’far Abd. Wahid Qs), RKH. Makki Nasir (Ketua PC. NU Bangkalan), RKH. Lukman Hakim (JATMAN Bangkalan), KH. R. Unais Ali Hisyam (DPR RI), RKH. Syafi’ Rofi’i (Ketua Ta’mir Masjid Agung Bangkalan), KH. R. Kholid Zubaidi (Ketua Umum SITQON Pusat), KH. R. Zahid Mughist (Syuriyah SITQON), Letkol Arm Dodot Sugeng Hariadi, SE (DANDIM 0829 Bangkalan), Letkol Laut Teguh Wibowo (DAN Lanal Batu Poron), Polres Bangkalan, serta perwakilan organisasi lainnya.

Jama’ah yang datang dari berbagai tempat Cabang-cabang SITQON se-indonesia, sejak sore harinya disambut dengan pembacaan Sholawat Robithoh (dimana sholawat tersebut dalam sejarahnya dikarang oleh Sayyidina Abdul ‘Adhim Qs. Bangkalan, pembawa Thoriqoh Naqsyabandiyah Ahmadiyah Mudzhariyah ke Indonesia, yang kemudian dilanjutkan oleh para Mursyid dibawahnya). Kemudian selepas sholat Maghrib dilanjutkan dengan Tausiyah, Dzikir bersama “Mubaya’ah dan Tawajjuh” yang dipimpin oleh Al-Mursyid Al-Kamil Al-Arif Billah Hadrotus Syeikh KH. R. Ahmad Ja’far Abd. Wahid Qs. yang beliau juga sebagai Pengasuh PP. Darul Ulum II Al-Wahidiyah Gersempal Omben Sampang.

Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Syafiuddin, S.Hi dan KH. Abd. Kholiq Maqwin (Ketua PC SITQON Bangkalan), bersyukur atas terselenggara dan suksesnyanya kegiatan akbar tahunan ini, dan berharap telah memberikan pelayanan yang terbaik bagi jama’ah SITQON.

Tampak Jama’ah SITQON mengikuti kegiatan Majelis Dzikir dan Haul Akbar Masyayikh Naqsyabandiyah di Masjid Agung Bangkalan

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*