
Setelah beberapa tahun tidak mengunjungi Pulau Sepudi, Al-Arif Billah Hadrotus Syeikh KH.R. Ahmad Ja’far Abd. Wahid Guru Mursyid Thoriqoh Naqsyabandi Mudzhari Gersempal dan sekaligus Pembina/Penasehat Pengurus Pusat SITQON , atas permintaan masyarakat Pulau Sepudi Sumenep (22/10) melakukan kunjungan ke daerah tersebut. Beliau melakukan safari keliling pulau yang terbagi dua kecamatan yaitu Kecamatan Nunggunong dan Gayam untuk memimpin berbagai kegiatan Tawajjuh dan Haul selama 5 hari.
Sejak hari pertama kedatangan beliau, Ribuan warga telah menyambut di Pelabuhan Pulau Sepudi. Terlihat dari sikap dan raut wajah mereka ceria dan bersuka cita karena hadirnya Ulama’ dan Guru Tercinta, banyak warga menangis karena sudah beberapa tahun Pulau tersebut tidak dikunjungi beliau.
Hari pertama (22/10) terdapat 5 kegiatan tersebar di lima desa yang dihadiri beliau dan rombongan, yaitu kegiatan Khotmil Khwajagan dan Haul. Kemudian hari kedua (23/10) terdapat 10 kegiatan yang di mulai sejak pukul 7.30 WIB dan berakhir pada pukul 21.30 WIB dengan kegiatan Tawajjuh di Kediaman K. Tajuddin Syahid (Salah satu Imam Khwajagan dan Ketua SITQON Pulau Sepudi. Hari ketiga (24/10) pada hari sabtu terdapat 9 kegiatan diantaranya Tawajjuh dan Haul yang acara dimulai dari pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 17.00 WIB dengan kegiatan Istigotsah Akbar SITQON Sapudi yang dilaksanakan di kediaman KH. Sholeh Pondok Pesantren Baitus Salam Desa Sonok, kemudian hari Ahad (25/10) terdapat 9 kegiatan yang dimulai dari pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 17.30 WIB dengan kegiatan Khotmil Khwajagan yang dilaksanakan di salah satu Imam Khwajagan yaitu KH. Holis. Dan hari terakhir (26/10) terdapat 4 kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB. Kemudian rombongan menuju Pelabuhan pulau sepudi yang diantar oleh masyarakat.
Dari hari pertama sampai terakhir, medan yang dilalui oleh Hadrotus Syeikh dan rombongan begitu sulitnya, karena terkadang harus melewati jalan bebatuan yang tidak beraspal serta pegunungan. Menurut salah satu peserta rombongan, kegiatan ini menjadi bagian mengenang sejarah perjuangan dan napak tilas Al-Margfurlah Al-Arif Billah Hadrotus Syeikh KH.R. Abdul Wahid Hudzaifah, yang telah melakukan dakwah Naqsyabandi di Pulau tesebut pada sejak 1977.

