
Dalam rangka mendo’akan keselamatan Bangsa dan Negara (12/4) Pengurus Cabang SITQON (Silaturrahim Ikhwan Akhawat & Simpatisan Thariqat An-Naqsyabandiyah Gersempal) dan IS’AD II Al-Wahidiyah (Ikatan SIlaturrahim Alumni Darul Ulum II Al-Wahidiyah) Surabaya menggandeng KAPOLRES Tanjung Perak surabaya dengan melaksanakan kerjasama kegiatan Istighatsah Akbar (15/04/2016) Di lapangan MAPOLRES Tanjung perak Surabaya. Hadir Dalam kesempatan tersebut Para ulama dan habaib juga jajaran pemerintah, Salah satunya Al-mursyid KH. R. Ahmad ja’far Abdul Wahid Qs. (selaku pembina SITQON), KH. R. Saifullah Ja’far, KH. Nuruddin Jc, Habib Ahmad bin Smath, KAPOLRES, DANDIM dan Wakil Gubernur Jatim yakni Drs. H. Saifullah yusuf.
KAPOLRES Tanjung Perak AKBP. ARNAPI Sik. SH. MHum menyatakan Dalam Sambutannya, yg intinya Mengharap Semua Polsek dibawah komandonya mendukung acara seperti ini Bahkan sekali kali mengadakan atau melaksanakan acara seperti ini, mengingat negara kita yang sedang darurat narkoba dan radikalisme. Beliau juga menegaskan menyatakan perang terhadap narkoba, juga berharap beradanya SITQON akan memberi kontribusi terhadap tugas-tugasnya.
Selanjutnya Sekretaris Umum PP SITQON, KH. nuruddin Jc, Menanggapi dalam sambutannya bahwa: “SITQON siap membantu Menjaga Keamanan NKRI Baik dari narkoba maupun aliran Radikalisme, Dan pihaknya selalu menginstruksikan kepada tiap pengurus cabang di seluruh nusantara agar selalu bersosialisasi dan berbuat yg bersifat positif terhadap Bangsa ini”. Ungkap Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PC. NU Sampang, dan juga menjabat Katib JATMAN Sampang.
Wakil Gubernur Jatim Drs. KH. Saifullah Yusuf (akrab disapa Gus Ipul) Juga Menyampaikan dalam kesempatan tersebut, Majlis Seperti ini yang tidak ada di negara-negara lain, Ulama dan Umara duduk bersama dalam satu majlis, ini adalah keistimewaan bagi negara kita, hal tersebut tidak akan di temukan di negara-negara islam di timur tengah yang rata-rata sedang konflik, Majlis seperti ini harus tetap di pelihara jika ingin indonesia tetap tenang dan damai, Ber-istighatsah dalam artian memohon pertolongan kepada Allah SWT. sangat penting dan perlu di perhatikan, karena dengan pertolongan dan kekuasaan Allah hal yg tidak masuk akal akan menjadi kenyataan, “Contohnya Kemerdekaan Indonesia tanpa pertolongan dan Rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala tak akan mungkin indonesia bisa merdeka, Bayangkan saja, Secara perhitungan akal pada waktu itu rakyat indonesia dengan pasukan yang tak terlatih dan dengan senjata seadanya yaitu bambu runcing bisa mengalahkan pasukan penjajah yang sudah terlatih dengan senjata modernnya, Saangat tak masuk akal logika. Juga Hal yg tidak di temukan di negara lain adalah istilah dari Ulama kita, yaitu HUBBUL WATHAN MINAL IMAN (cinta tanah air sebagian dari iman) itulah yg di serukan ulama ulama kita juga kiyai kiyai kita, Hal semacam itu tak akan di temukan di negara lain khusnya di negara konflik yg saat ini sedang berkecamuk”.
