Tentang Robithoh

ra siful

إلهي أنت مقصودي ورضاك مطلوبي

:قال سادتنا النقشبندية

رابطة الشيخ وهي رَبْطُ القلب بالشيخ مع حفظ صورته في الخيال ولو عند غيبته
وحقيقة الرابطة توسُّل وتقرُّب و محبة إلى الله
ومن الادلة قول النبي صلي الله عليه وسلم : يُذكر الله بذكرهم ، رواه الطبراني

Berkata Guru-Guru kita Naqsyabandiyah:

Robitoh Syaikh (Mursyid) itu mengikatkan hati (menitipkan hatinya seorang murid) kepada guru (mursyidnya) dengan (cara) menjaga wajahnya ( merasa selalu dekat dengan Mursyidnya sehingga selalu tampak guru mursyid dihadapanya lalu membantunya mengingat Allah SWT) didalam khayal (bisa dengan memejamkan mata atau tidak, tergantung situasi) walaupun terpisah jarak diantara mereka (murid dan guru mursyidnya), dan pada kenyataanya, robithoh itu salah satu wasilah dan (salah satu cara) mendekatkan diri dan (cinta murid) kepada Allah SWT (melalui perantara Guru mursyidnya membantunya mengingat Allah SWT), dan salah satu dalil dari beberapa Hadist (tentang Robitoh).

Sabda Baginda Nabi Saw :

“ Di sebut (Nama) Allah SWT dengan sebab mengingat mereka (berrobithoh pada guru mursyidnya)” HR. Tobroni.

4 Replies to “Tentang Robithoh”

    • Maaf, sptnya Thoriqoh bukan untuk mencari kejadiaan yg aneh2, tapi semata-mata ingin bertobat dan mencari keridho’an Allah SWT, melalui bimbingan Guru Mursyid yang kamil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*