
Acara rutinitas bulanan SITQON (Silaturrahim Ikhwan Akhowat dan Simpatisan Thariqat An-Naqsyabandiyah) dan IS’AD II Al-Wahidiyah (Ikatan Silaturrahim Alumni PP. Darul Ulum II Al-Wahidiyah) Cabang Surabaya kembali di buka, setelah 1 bulan lebih dikarenakan bulan puasa dan suasana Idul Fitri 1437H. kegiatan yang kerapkali dihadiri oleh ribuan jama’ah dan masyarakat Surabaya ini (19/7) di laksanakan di Kediaman H. Syafi’I yang beralamat di Jl. Wonokusumo Jaya Surabaya. Acara di awali dengan Pembacaan Sholawat Tawassuliyah, Surah Yasin, Surah Al-Mulk, Surah An-Naba, serta Istighotsah SITQON.
Salah satu Pembina/Penasehat SITQON yang turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Hadrotus Syeikh KH. R. Ahmad Ja’far Abdul Wahid Qs. memberikan mauidhoh hasanah kurang lebih 1,5 Jam, diantaranya dalam suasana Idul Fitri 147 H memulai dengan saling bermaaf-maafan atau halal-bihalal. Kemudian diantaranya, diharapkan bahwa pengurus maupun jama’ah untuk menyikapi lebih bijak dalam melihat perbedaan. “Makanya Agama Islam hadir disini, dan menjadi tolok ukur serta kacamata dalam setiap aspek kehidupan”. Karena manusia disamping sebagai makhluk sosial, di sisi lain manusia sebagai mahkluk individual (ed.) “Sehingga cara pandang setiap manusia terkadang menjadi tidak sama. jikalau terjadi suatu perbedaan, maka disinilah peran agama sebagai tolok ukurnya”. beliau yang juga sebagai Pengasuh PP. Darul Ulum II Al-Wahidiyah Gersempal Omben Sampang ini, menyampaikan nasehat yang terkadang dengan suasana santai dan cerita yang kocak, serta kisah-kisah yang bermakna sehingga terkadang membuat jama’ah terpingkal-pingkal”.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Bagian Pendidikan dan Dakwah SITQON Pusat yakni KH. R. Saifullah Ja’far, Para Imam Khwajagan Naqsyabandiyah Gersempal untuk Wilayah Surabaya, serta rombongan delegasi dari Pengurus Pusat SITQON.

Mantaappp SITQON surabaya